Contoh tembang pangkur buatan sendiri dan artinya, cara membuat tembang pangkur, tembang pangkur tema cinta, tembang pangkur serat wedhatama, pengertian tembang pangkur, aturan tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur, arti tembang pangkur dalam bahasa jawa ngoko, pitutur luhur tembang pangkur dalam bahasa jawa, amanat tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur tema pendidikan, contoh tembang pangkur tema lingkungan, tembang pangkur dan artinya, contoh tembang pangkur lan artine, contoh tembang pangkur tema gotong royong.

√ 25+ Contoh Tembang Pangkur [Pengertian, Watak, Aturan { Lengkap}]

Tembang Pangkur – Sebagaimana yang telah kita ketahui, tembang macapat merupakan salah satu jenis karya sastra Jawa yang berisi perasaan, ide, pengalaman, semangat dan nasihat dari penulis.

Macapat merupakan sebutan bagi puisi Jawa yang membahas tentang kehidupan manusia. Hingga saat jenis tembang ini masih digemari oleh masyarakat.

Jenis tembang macapat merupakan bagian penting dari budaya Indonesia terutama bagi masyarakat Jawa.

Kandungan dan isi tembang macapat berfungsi sebagai sarana memberi nasihat, pembawa amanat, media dakwah dan alat pendidikan.

Hal inilah yang menjadikan tembang macapat sebagai bagian penting bagi masyarakat Jawa.

Karena tembang macapat berisi pesan moral sejak manusia dilahirkan hingga kembali pada yang Maha Kuasa.

Jenis tembang macapat sendiri ada 11, salah satunya adalah tembang macapat pangkur yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini.

Pembahasan tersebut meliputi pengertian, arti pangkur, watak, paungeran, contoh tembang dengan berbagai tema, gancaran, makna dan amanat tembang.

Sudah mulai penasaran dengan jenis macapat pangkur? Yuk kita bahasa satu persatu. Jangan sampai terlewatkan!

Pengertian Tembang Macapat Pangkur 

Contoh tembang pangkur buatan sendiri dan artinya, cara membuat tembang pangkur, tembang pangkur tema cinta, tembang pangkur serat wedhatama, pengertian tembang pangkur, aturan tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur, arti tembang pangkur dalam bahasa jawa ngoko, pitutur luhur tembang pangkur dalam bahasa jawa, amanat tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur tema pendidikan, contoh tembang pangkur tema lingkungan, tembang pangkur dan artinya, contoh tembang pangkur lan artine, contoh tembang pangkur tema gotong royong.

Tembang pangkur merupakan karya sastra Jawa yang menceritakan kehidupan seseorang sebagai pemicu untuk mengingat masa lalu buruknya.

Dalam artian lain, pangkur merupakan gambaran seseorang yang mulai siap melakukan kewajiban mendekatkan diri kepada Tuhannya dan meninggalkan sifat duniawi.

Gambaran dan filosofi tembang pangkur adalah manusia yang perlahan sadar bahwa sebagian organ tubuhnya mulai rapuh atau bahkan tidak dapat berfungsi lagi. Sehingga ia menjadi baik dari kejahatan masa lalunya.

Penjelasan yang digambarkan oleh pangkur sendiri adalah mereka yang berniat tulus untuk menjadi baik. Serta berusaha meninggalkan sifat keduniawan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Inti dari sastra Jawa ini adalah gambaran seseorang dengan kehidupan masa lalu yang buruk dan berubah untuk memilih jalan yang baik. Dengan berusaha mendekat pada Allah SWT.

Arti  Tembang Pangkur

paungeran tembang pangkur, tembang pangkur serat wedhatama, amanat tembang pangkur, isi tembang pangkur, Contoh tembang pangkur buatan sendiri dan artinya, cara membuat tembang pangkur, tembang pangkur tema cinta, tembang pangkur serat wedhatama, pengertian tembang pangkur, aturan tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur, arti tembang pangkur dalam bahasa jawa ngoko, pitutur luhur tembang pangkur dalam bahasa jawa, amanat tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur tema pendidikan, contoh tembang pangkur tema lingkungan, tembang pangkur dan artinya, contoh tembang pangkur lan artine, contoh tembang pangkur tema gotong royong.
by jawatulen.blogspot.com

Kata tembang berasal dari bahasa Jawa yaitu tembang. Salah satu tembang yang populer dimasyarakat adalah tembang-tembang macapat.

Tembang pangkur sendiri merupakan salah satu jenis tembang yang masuk dalam jenis tembang macapat.

Jika ditinjau dari bahasa, kata pangkur memiliki arti “mungkur” yang berarti mundur atau mengundurkan diri.

Jenis tembang ini memberi gambaran bahwa manusia akan berada pada fase ketika dia akan mundur dari kehidupan duniawi. Lalu dia akan beralih menuju kehidupan lebih baik dengan mendekat pada Tuhannya.

Sedangkan secara istilah, kata pangkur diartikan sebagai orang yang usianya muda dan perlu pengaruh besar dalam proses mendekatkan diri kepada Tuhannya.

Sehingga jenis pangkur sangat berpengaruh pada kehidupan pendekatan seorang hamba dengan Tuhannya.

Arti lain dari kata pangkur yaitu berasal dali kata “punggawa” dalam golongan kependetaan. Arti kata ini seringkali tercantum dalam macam macam piagam dalam bahasa Jawa kuno. 

Sedangkan dalam serat purwaukara, arti kata pangkur adalah buntut atau ekor. Oleh karena itu, kata pangkur kadang disebut sasmita atau isyarat tut pangkur yang artinya mengekor, diartikan juga tut wuri dan tut wuntat yang artinya menjajaki.

Watak Tembang Pangkur

paungeran tembang pangkur, tembang pangkur serat wedhatama, amanat tembang pangkur, isi tembang pangkur, Contoh tembang pangkur buatan sendiri dan artinya, cara membuat tembang pangkur, tembang pangkur tema cinta, tembang pangkur serat wedhatama, pengertian tembang pangkur, aturan tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur, arti tembang pangkur dalam bahasa jawa ngoko, pitutur luhur tembang pangkur dalam bahasa jawa, amanat tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur tema pendidikan, contoh tembang pangkur tema lingkungan, tembang pangkur dan artinya, contoh tembang pangkur lan artine, contoh tembang pangkur tema gotong royong.
by jawatulen.blogspot.com

Gambaran dari watak tembang panggur yaitu berkarakter:

  • Kuat
  • Gagah
  • Perkasa
  • Ketulusan hati yang besar
  • Tidak memiliki keraguan untuk mengajak seseorang untuk merubah masa lalunya menjadi lebih baik lagi.

Dari watak inilah tembang pangkur biasanya digunakan kepada orang awam dan para pahlawan untuk mengenang masa lalunya sehingga termotivasi mengubah masa depan yang cerah dan kembali kejalan yang lurus.

Seringkali tembang macapat pangkur digunakan pada macam macam tembang yang bertema:

  • Nasehat (pitutur luhur)
  • Cinta (mulai dari cinta kepada Tuhan, orang tua, anak, pendamping hidup maupun cinta kepada alam semesta)
  • Pertemanan (kekancan)
  • Pendidikan
  • Kesehatan

Aturan atau Paungeran Tembang Pangkur

paungeran tembang pangkur, tembang pangkur serat wedhatama, amanat tembang pangkur, isi tembang pangkur, Contoh tembang pangkur buatan sendiri dan artinya, cara membuat tembang pangkur, tembang pangkur tema cinta, tembang pangkur serat wedhatama, pengertian tembang pangkur, aturan tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur, arti tembang pangkur dalam bahasa jawa ngoko, pitutur luhur tembang pangkur dalam bahasa jawa, amanat tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur tema pendidikan, contoh tembang pangkur tema lingkungan, tembang pangkur dan artinya, contoh tembang pangkur lan artine, contoh tembang pangkur tema gotong royong.

Setiap sekar macapat terikat oleh beberapa aturan yang sifatnya baku dalam penulisannya atau disebut dengan paungeran.

Paungeran tembang ini berupa aturan pada guru gatra, guru wilangan dan guru lagu. Berikut paungeran tembang macapat pangkur :

  1. Guru Gatra = 8 

Guru gatra adalah banyaknya garis dalam bait tembang.

Artinya tembang macapat pangkur mempunyai 8 baris kalimat atau larik dalam setiap baitnya.

  1. Guru Wilangan = 8, 11, 8, 7, 12, 8, 8.

Guru wilangan adalah banyaknya suku kata dalam setiap baris tembang.

Baris dari kalimat pertama memiliki 8 suku kata, baris kalimat kedua memili 11 suku kata, baris kalimat ketiga memiliki 8 suku kata, baris kalimat keempat memiliki 7 suku kata dan seterusnya.

  1. Guru Lagu = a, i, u, a, u, a, i

Guru lagu adalah jatuhnya suara akhir pada setiap guru gatra (baris tembang)

  • Pada baris atau larik kalimat pertama tembang, akhirannya berupa huruf vokal a
  • Baris atau larik kalimat kedua akhiran huruf vokal i,
  • Larik atau baris ketiga akhiran huruf vokal u,
  • Akhiran baris atau larik kalimat keempat huruf vokal a dan seterusnya.

Ketiga paungerane tembang pangkur ini selalu digunakan ketika membuat sekar pangkur dan bersifat baku atau tidak berubah.

Nah, sebagai bahan belajar kalian dapat berlatih menemukan paungeran tembang pada contoh tembang pangkur dibawah ini.

Kumpulan Contoh Tembang Pangkur

paungeran tembang pangkur, tembang pangkur serat wedhatama, amanat tembang pangkur, isi tembang pangkur, Contoh tembang pangkur buatan sendiri dan artinya, cara membuat tembang pangkur, tembang pangkur tema cinta, tembang pangkur serat wedhatama, pengertian tembang pangkur, aturan tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur, arti tembang pangkur dalam bahasa jawa ngoko, pitutur luhur tembang pangkur dalam bahasa jawa, amanat tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur tema pendidikan, contoh tembang pangkur tema lingkungan, tembang pangkur dan artinya, contoh tembang pangkur lan artine, contoh tembang pangkur tema gotong royong.

Berikut ini adalah beberapa contoh sekar macapat pangkur dengan berbagai tema mulai dari tema pendirikan, tema nasihat, serat wedhatama dan tembang buatan sendiri.

Contoh tembang pangkur dibawah ini pada dasarnya memiliki paungeran yang sama saja dengan yang lain.

Hanya saja untuk gancaran tembang pangkur mungkin ada sedikit berbeda karena didasarkan pada kreativitas seniman sebagai bentuk karya sastranya.

Contoh-contoh tembang ini seringkali menjadi soal ulangan dalam pelajaran bahasa Jawa. Harap disimak baik-baik ya.

Tembang Pangkur Tema Pendidikan

  1. Pangkur Tema Pendidikan I

Ayo padha sregep maca

(Ayo semua rajin membaca)

Yaiku maca buku basa jawi

(Yaitu membaca bahasa Jawa)

Bukune sing werna biru

(Bukunya yang berwarna biru)

Isine basa krama

(Isinya bahasa krama)

Ngapalno Krama inggil lan krama alus

(Dihafaljan krama inggil dan krama halus)

Nganti saget maca lancar

(Hingga bisa membaca lancar)

Lan ora ngisin-ngisini

(Dan tidak mempermalukan)

 

  1. Pangkur Tema Pendidikan II

Bocah-bocah do sekolah

(Anak-anak pada sekolah)

Wiwit mbiyen nalika iseh cilik

(Dahulu ketika masih kecil)

Sregepa anggolek ilmu

(Rajinnya mencari ilmu)

Wayah esuk lan awan

(Mulai dari pagi dan siang)

Ngrungokake perintah para guru

(Mendengarkan perintah para guru)

Lan bisa ngerti agama

(Dan bisa mengerti agama)

Agama ngersaning Gusti

(Agama menyembah Tuhan)

 

  1. Contoh Pangkur Tema Pendidikan III

Uripe sapisan rusak,

(Hidup sekali rusak)

Nora mulur nalare ting saluwir,

(Tidak berkembang akalnya berantakan)

Kadi ta guwa kang sirung,

(Seperti gua gelap yang angker)

Sinerang ing maruta,

(Diterjang angin)

Gumarenggeng anggereng anggung gumrunggung

(Bergemuruh bergema tanpa makna)

Pindha padhane si mudha,

(Seperti itulah anak muda kurang ilmu)

Prandene paksa kumaki

(Namun sangat angkuh)

 

  1. Contoh Pangkur Tema Pendidikan IV

Mangkono ilmu kang nyata,
Sanyatane mung we reseping ati,
Bungah ingaran cubluk,
Sukeng tyas yen den ina,
Nora kaya si punggung anggung gumunggung,
Ugungan sadina dina,
Aja mangkono wong urip.

Artinya:
Begitulah ilmu yang benar
Sejatinya hanya untuk menentramkan hati
Senang jika dianggap bodoh
Bahagia dihati bila dihina
Tak seperti Si bodoh yang haus pujian
Ingin dipuji tiap hari.

Tembang Pangkur Tema Nasihat

  1. Contoh Pangkur Tema Nasihat I

Ayo padha ing sekolah
Sinau supaya dadi wong sugih
Sugih pekarane ilmu
Ora sugih sing liya
ilmu iku penting kanggo anak putu
Supaya ngerti berjuang
Kanggo pangurip sing asli

Artinya:
Ayo sekolah
Belajar agara menjadi orang kaya
Kaya akan ilmu
Tidak kaya yang lain
Ilmu itu penting untuk anak cucu
Agar ngerti berjuang
Untuk kehidupan yang asli

  1. Contoh Pangkur Tema Nasihat II

Ayo kanca padha sholat
Supaya pikanthuk rahmating gusti
Lan sregepa golek ilmu
Utamaning ilmu agama
Manut nasihat bapak ibu lan guru
Supaya slamet ing dunia
Lan saking karmaning gusti

Artinya:
Ayo teman sholat
Supaya mendapat rahmat dari Tuhan
Dan rajinlah mencari ilmu
Terutama ilmu agama
Menuruti nasihat bapak ibu dan guru
Agar selamat di dunia
Dan mendapat karma Tuhan

  1. Contoh Pangkur Tema Nasihat III

Alaning liyan den andhar
Ing becike liyan dipunsimpeni
Becike dhewe ginunggung
Kinarya pasamuan
Nora ngrasa alane dhewe ngendhukur
Wong mangkono wateknya
Nora kena denpedhaki

Artinya:
Kejelekan orang lain disebarluaskan
Sementara kebaikan orang lain disembunyikan
Kebaikan diri-sendiri disanjung sanjung
Dan dibicarakan depan orang umum
Tidak merasa keburukannya bertumpuk
Orang yang mempunyai sifat seperti itu
Tidak layak untuk kau dekati

  1. Contoh Pangkur Tema Nasihat IV

Masa mengko mapan arang
Kang ketemu ing basa kang basuki
Ingkang lumrah wong puniku
Dhengki srei lan dora
Iren meren dahwen pinasten kumingsun
Opene nora prasaja
Jail mutakil bakiwit

Artinya:
Jaman sekarang sangat sulit sekali.
Menemukan orang yang berperilaku baik.
Kebanyakan orang sekarang itu.
Iri dengki, serakah dan pembohong.
Sombong dan suka mencela orang lain
Jarang sekali ada kejujuran
Banyak terjadi kecurangan

  1. Contoh Pangkur Tema Nasihat V

Kalamun ana manugsa
Anyinggahi dugi lawan prayogi
Iku watake tan patut
Awor lawan wong kathah
Wong degsura ndaludur tan wruh ing edur
Aja sira pedhak-pedhak
Nora wurung neniwasi

Artinya:
Jika ada manusia
Yang melupakan pertimbangan nalar
Itu sifat yang tidak patut.
Untuk berbaur dengan orang banyak.
Orang yang tak mengerti adat.
Janganlah kau dekati
Karena menuruti kemauannya sendiri

  1. Contoh Pangkur Tema Nasihat VI

Nggugu karsane priyangga,
Nora nganggo peparah lamun angling,
Lumuh ingaran balilu
Uger guru aleman,
Nanging janma ingkang wus waspadeng semu,
Sinamun samudana,
Sesadoning adu manis

Artinya:
Menuruti kemauan sendiri
Tanpa tujuan jika berbicara
Tak mau dikatakan bodoh
Seolah pandai agar dipuji
Namun manusia yang telah mengetahui akan gelagatnya
Malah merendahkan diri
Menanggapi semuanya dengan baik

  1. Contoh Pangkur Tema Nasihat VII

Si pengung nora nglegewa,
Sangsayarda denira cacariwis,
Ngandhar-andhar angendukur,
Kandhane nora kaprah,
Saya elok alangka longkangipun,
Si wasis waskitha ngalah,
Ngalingi marang sipingging.

Artinya:
Si bodoh tak menyadari
Semakin menjadi dalam membual
bicaranya ngelantur kesana-kemari
Ucapannya salah kaprah
Semakin sombong bicara tanpa jeda
Si bijak mengalah
Menutupi ulah si bodoh

  1. Contoh Pangkur Tema Nasihat VIII

Mingkar-mingkuring ukara
Akarana karenan mardi siwi
Sinawung resmining kidung
Sinuba sinukarta
Mrih kretarta pakartining ilmu luhung
Kang tumrap ing tanah Jawa
Agama ageming aji.

Artinya:
Membolak-balikkan kata
Karena hendak mendidik anak
Tersirat dalam indahnya tembang
Dihias penuh warna
Agar menjiwai hakekat ilmu luhur
Yang ada di tanah Jawa/nusantara
Agama “pakaian” diri

Tembang Pangkur Serat Wedhatama

  1. Contoh Tembang Pangkur Serat Wedhatama I

Mingkar-mingkuring ukara
(Membolak-balikkan kata)
Akarana karenan mardi siwi
(Karena hendak mendidik anak)
Sinawung resmining kidung
(Tersirat dalam indahnya tembang)
Sinuba sinukarta
(Dihias penuh warna )
Mrih kretarta pakartining ilmu luhung
(Agar menjiwai hakekat ilmu luhur)
Kang tumrap ing tanah Jawa
(Yang ada di tanah Jawa/nusantara)
Agama ageming aji.
(Agama “pakaian” diri)

  1. Contoh Tembang Pangkur Serat Wedhatama II

Jinejer ing Wedhatama
Mrih tan kemba kembenganing pambudi
Mangka nadyan tuwa pikun
Yen tan mikani rasa
Yekti sepi sepa lir sepah asamun
Samasane pakumpulan
Gonyak-ganyuk nglelingsemi

Artinya:
Tersaji dalam serat Wedhatama
Agar jangan miskin budi pekerti
Padahal meskipun tua dan pikun
bila tak memahami rasa
Tentu sangat kosong dan hambar seperti ampas buangan)
Ketika dalam pergaulan
Terlihat bodoh memalukan

Tembang Pangkur Buatan Sendiri

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri I

Bakti marang ibu bapak
Aja maneni yen di nasehati
Budi pekerti kang luhur
Kudu kita tindakna
Iku printah gusti ingkang maha agung
Kanggo sedaya manungsa
Sing urip ing dunyo iki

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri II

Tanduran kudu di jaga
Isok lan sore padha di sirami
Lan aja lali di pupuk
Kudu sregep ngerawat
Menehi banyu lan pupuk kudu cukup
Dadi tanduran kang endah
Katon seger ora mati

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri III

Ayo kanca di gatekna
Becik ala kudu di titeni
Menyang isuk golek ilmu
Sekolah sing tenanan
Supaya dadi wong sukses lan berilmu
Susah seneng di rasakna
Kanggo bekal urip iki

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri IV

Eling-eling para kanca
Linambaran ati kang kanthi suci
Sasi pasa pari kudu
Rinasa kanthi lega
Dhahar ngunjuk linampahan wanci dalu
Fitri ing wulan riyaya
Ana bebrayan puniki

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri V

Lumuh tukua pawarta,
Tan saranta nuruti hardengati,
Satata tansah tinemu,
Kataman martotama,
Kadarmaning narendra sudibya sadu,
Wus mangkana kalih samya,
Sareng manguswa pada ji.

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri VI

Wong Jawi kang trep budaya
Njaga adat lan aturan kang aji
Gamelan, batik lan lagu
Bisa dadi warisan
Supaya bisa dijaga anak putu
Supayane ora ilang
Menika budaya Jawi

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri VII

Nuntut ilmu neng sekoLah
Bisa angerteni budi pekerti
Papan bisa nggo sinau
Wayah esok Lan awan
Ngrungoake perintahe marang guru
Lan bisa ngerti agama
Agama kang migunan

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri VIII

Sinau Tembang macapat
tembang sing paling gampil yaiku mijil
Gatra ora luweh pitu
Luweh sako sekawan
Sing paling bener gatrane enem iku
Gatra ora keno salah
Sebab gatra iku penting

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri IX

Sinau aksara jawa
Hanaca diwulu dadi hinici
Ra disuku dadine ru
Ngawe ng ngowo cecak
Mateni huruf iku kudu dipangku
Ngawe r kudu di layar
Terakhire iku lungsi

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri X

Mlaku-mlaku ing jakarta
Mandek ing wilayah pantai gading
Amarga kebelet tuku
Oleh-oleh jakarta
Kaya dene kaos, jaket lan sepatu
Supaya dadi kenangan
Lan ngerti yen wis ing mriki

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri XI

Nyingkiri apa sing ala
Supaya dadi anak luweh becik
Ora kok seneng ganggu
gangguni kanca kanca
Dadio bocah sing manut lan sing lugu
Ora kok dadi nakal
Amrih besok diajeni

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri XII

Sing pengung nora nglegewa
Sangsayarda denira cacariwis
Ngandhar-ngandhar angendukur
Kandhane ora kaprah
Saya elok alangka longkangipun
Si wasis waskitha ngalah
Ngalingi marang sipingging

  1. Contoh Pangkur Buatan Sendiri XIII

Mapan watake manungsa
Pan ketemu ing laku lawan linggih
Solah muna-muninipun
Pan dadi panengeran ingkang
Kang pinter kang bodho miwah kang luhur
Kang sugih lan kang melarat
Tanapi manusia singgih

Gancaran Tembang Pangkur

paungeran tembang pangkur, tembang pangkur serat wedhatama, amanat tembang pangkur, isi tembang pangkur, Contoh tembang pangkur buatan sendiri dan artinya, cara membuat tembang pangkur, tembang pangkur tema cinta, tembang pangkur serat wedhatama, pengertian tembang pangkur, aturan tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur, arti tembang pangkur dalam bahasa jawa ngoko, pitutur luhur tembang pangkur dalam bahasa jawa, amanat tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur tema pendidikan, contoh tembang pangkur tema lingkungan, tembang pangkur dan artinya, contoh tembang pangkur lan artine, contoh tembang pangkur tema gotong royong.

Untuk memahami gancaran (isi/kandungan) tembang pangkur serat wedhatama terlebih dahulu kita ubah menjadi sebuah prosa.

Cara nggancarake tembang yaitu :

  • Mencari arti setiap kata di Bausastra (Kamus Jawa)
  • Mengumpulkan kata-kata menjadi satu menjadi suatu prosa.

Contoh tembang pangkur serat wedhatama :

Mingkar-mingkuring angkara
(Menghindari diri dari keburukan)
Akarana karenan mardi siwi
(Bila hendak mendidik anak)
Sinawung resmining kidung
(Tersirat dalam indahnya tembang)
Sinuba sinukarta
(Dihias penuh warna )
Mrih kretarta pakartining ilmu luhung
(Agar menjiwai hakekat ilmu luhur)
Kang tumrap ing tanah Jawa
(Yang ada di tanah Jawa/nusantara)
Agama ageming aji.
(Agama “pakaian” diri)

Gancarane mingkar mingkuring angkara :

Untuk menghindari diri dari keburukan ketika mendidik anak yaitu dengan menjadikan agama sebagai pedoman. Sebab agama sebagai fundamental untuk kehidupan yang paling berharga.

Makna Tembang Pangkur

paungeran tembang pangkur, tembang pangkur serat wedhatama, amanat tembang pangkur, isi tembang pangkur, Contoh tembang pangkur buatan sendiri dan artinya, cara membuat tembang pangkur, tembang pangkur tema cinta, tembang pangkur serat wedhatama, pengertian tembang pangkur, aturan tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur, arti tembang pangkur dalam bahasa jawa ngoko, pitutur luhur tembang pangkur dalam bahasa jawa, amanat tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur tema pendidikan, contoh tembang pangkur tema lingkungan, tembang pangkur dan artinya, contoh tembang pangkur lan artine, contoh tembang pangkur tema gotong royong.

Ketika kita mentelaah lebih jauh tentang sastra Jawa, tembang macapat sarat sekali akan etika kehidupan manusia.

Salah satunya yang ada pada tembang pangkur memiliki maksud nyimpan lan mungkur atau manusia yang berprinsip atau manusia pada fase hijrah menuju kesejatian hidup.

Setelah mengalami berbagai problematika hidup dengan serba-serbi godaan kehidupan. Pada fase pangkur, manusia akan segera mengetahui kehidupan sejatinya nanti.

Makna mendalam dari tembang ini adalah kesadaran manusia bahwa kesejatian hidup berakhir dengan kembali kepada Tuhannya.

Sehingga gambaran tembang ini adalah seseorang yang telah berumur senja dimana orang tersebut akan berkaca tentang dirinya, tentang perilakunya, tentang masa lalunya dan tentang Tuhannya.

Pada fase pangkur, seseorang akan mulai menyadari dengan meninggalkan segala perilaku buruknya dan fokus untuk menjadi pribadi lebih baik lagi.

Oleh sebab itu banyak sekali tembang-tembang macapat pangkur yang berisi nasihat-nasihat pada generasi muda agar tidak lalai menjalani kehidupan.

Amanat Tembang Pangkur

paungeran tembang pangkur, tembang pangkur serat wedhatama, amanat tembang pangkur, isi tembang pangkur, Contoh tembang pangkur buatan sendiri dan artinya, cara membuat tembang pangkur, tembang pangkur tema cinta, tembang pangkur serat wedhatama, pengertian tembang pangkur, aturan tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur, arti tembang pangkur dalam bahasa jawa ngoko, pitutur luhur tembang pangkur dalam bahasa jawa, amanat tembang pangkur, watak tembang pangkur, contoh tembang pangkur tema pendidikan, contoh tembang pangkur tema lingkungan, tembang pangkur dan artinya, contoh tembang pangkur lan artine, contoh tembang pangkur tema gotong royong.

  • Seseorang diharapkan untuk mengurangi hawa nafsu dan segala urusan yang bersifat duniawi.
  • Berisi peringatan kepada kaulah muda agar tidak lalai selama menjalani kehidupan di dunia.
  • Terus berbuat baik, sebab dimasa tua kita hanya akan menyesali segala perbuatan buruk kita.
  • Disaat seseorang menghadapi sesuatu yang buruk, hendaknya manusia menjauh dan meninggalkan perbuatan buruk tersebut.
  • Menjadi hamba yang sesungguhnya dengan mengetahui nilai-nilai agama.
  • Ketika seseorang melakukan kesalahan dan bertaubat dengan sungguh-sungguh, maka Tuhan akan mengampuni.
  • Berisi nilai religius/ keagamaan bahwa seorang pemimpin harus menjadi tiang agama yang kokoh agar terhindar dari keburukan.

Download Tembang Pangkur

Bagi kalian yang penasaran dengan isi lagu dan ingin menyanyikan tembang macapat pangkur, silahkan download pada beberapa link berikut ini:

Cukup sekian pembahasan seputar tembang pangkur. Semoga dapat menambah wawasan dan semoga bermanfaat.

Bila ada pertanyaan, jangan sungkan untuk menuliskan pada kolom komentar dibawah ini. Terimakasih 🙂

Tinggalkan komentar