tembang maskumambang,tembang macapat maskumambang,Pengertian Tembang Macapat Maskumambang,Sejarah Tembang Macapat Maskumambang,Paugeran Atau Ciri-Ciri Tembang Maskumambang,Guru Gatra Tembang Maskumambang,Guru Wilangan Tembang Maskumambang,Guru Lagu Tembang Maskumambang,Fungsi Tembang Macapat Maskumambang di Zaman Modern,Watak Tembang Maskumambang,Contoh Tembang Macapat Maskumambang dan Artinya,Contoh Tembang Macapat Maskumambang Gathutkaca,Contoh Tembang Macapat Maskumambang Tentang Nasehat,Contoh Tembang Macapat Maskumambang Teladan,Contoh Tembang Macapat Maskumambang Nasehat dari Orang Asing,Contoh Tembang Macapat Maskumambang Tentang meniru Perbuatan Baik,Contoh Tembang Maskumambang Tentang Perintah Menolong Orang Lain,Contoh Tembang Macapat Maskumambang Tentang Perintah Menghormati Orang Tua,Bagian 1,Bagian 2,Contoh Tembang Macapat Maskumambang Tentang Anak Durhaka,Contoh Tembang Macapat Maskumambang Tentang Kehati-hatian Memperlakukan Orang Tua,Tembang Macapat Maskumambang Tentang Urutan Penghormatan,Bagian 1,Bagian 2,Bagian 3,Contoh Tembang Macapat Maskumambang Tentang Keindahan Desa,Contoh Tembang Macapat Maskumambang Keindahan Pagi,Contoh Tembang Maskumambang Buminata,Arti Atau Makna Tembang Macapat Maskumambang

√ 17+ Contoh Tembang Maskumambang [Pengertian, Watak, { Lengkap}]

Tembang Maskumambang – Dalam kalangan masyarakat Jawa, tembang macapat atau tembang mocopat adalah sebuah lagu daerah yang sangat populer. Temang macapat merupakan jenis lagu tradisional yang berasal dari suku Jawa asli.

Masyarakat suku Jawa mengagumi budaya ini hingga saat ini. Bahkan, tembang mocopat dijadikan sebagai salah staau materi pelajaran bahasa daerah atau kesenian Jawa untuk siswa SD, SMP atau SMA sehingga budaya ini akan lebih dikenal dan terus lestari.

Sejak dahulu, macam macam tembang macapat menjadi salah satu warisan budaya jawa yang isinya berupa nasihat dan arahan kepada manusia agar memiliki tata krama dan berbudi pekerti yang luhur.

Kita sebagai salah satu generasi penerus bangsa, khususnya suku Jawa. Sudah sepatutnya untuk tetap melestarikan tembang macapat kepada generasi-generasi muda kita.

Sebagai wujud melestarikan tembang-tembang macapat yang saat ini hampir punah, dapat kita lakukan dengan tetap mempelajari jenis jenis tembang macapat, mengetahui makna tembang macapat dan mengamalkan nilai-nilai dalam tembang macapat.

Pada kesempatan kali ini, admin akan menulis artikel tentang salah satu jenis tembang macapat, yaitu tembang maskumambang. Untuk sahabat yang ingin mempelajari jenis tembang ini, harap simak baik-baik ya sahabat? Jangan sampai terlewatkan!

Pengertian Tembang Maskumambang

Arti tembang maskumambang ini berasal dari dua suku kata yaitu “mas” dan “kumambang“. Mas atau emas memiliki makna terhadap sesuatu yang benar-benar berharga. Artinya kata ini menggambarkan sesuatu yang kecil meskipun dalam kandungan, sebagai harta yang tidak ternilai harganya.

Beberapa sumber lain juga mengakatan arti kata “mas” tersebut mengarah pada kondisi janis yang belum diketahui jenis kelaminnya. Apakah laki-laki atau perempuan  masih belum pasti

Tembang maskumambang adalah salah satu dari 11 jenis tembang macapat dengan urutan yang pertama dari macam tembang macapat lainnya. 

Sedangkan kata mambang atau kumambang artinya mengambang. Jika diartikan secara keseluruhan “maskumambang” memiliki arti janin yang hidup dalam rahim ibunya.  Janin tersebut tumbuh selama 9 bulan dan hidup dalam dunianya atau rahim ibunya.

Dalam sebuah dokumen yang biasa disebut dengan serta purwakara, maskumambang artinya “ulam toya”. Ulam toya artinya ikan air tawar, oleh sebab itu ada beberapa lukisan yang menggambarkan tembang maskumambang dengan ikan air tawar. 

Sejarah Tembang Macapat Maskumambang

Tembang macapat sendiri diperkirakan muncul pada masa kerajaan Majapahit dan dimulai karena pengaruh dari Wali Sanga. Ini untuk situasi di Jawa Tengah, sebab di Jawa Timur dan Bali sudah mengenal tembang macapat lebih dulu jauh sebelum Islam datang ke tanah Jawa.

Artinya, tembang macapat maskumambang muncul ke tanah Jawa dibawah oleh Wali Songo dengan tujuan untuk berdakwah dan mengajak masyarakat Jawa memeluk agama Islam melalui tembang.

Selain digunakan sebagai sarana dakwah, tembang macapat juga digunakan sebagai sarana hiburan masyarakat Jawa. Biasanya macam macam tembang macapat akan muncul ketika ada pementasan kesenian tradisioanal Jawa, tanpa terkecuali tembang maskumambang.

Watak Tembang Maskumambang

Dalam seluruh lirik tembang macapat, selalu memiliki sifat yang menjadi ciri khas lirik tembang yang satu dengan yang lain. Sifat dari lagu ini dalam tembang macapat disebut dengan watak. Watak suatu tembang akan mengubah emosi pendengar maupun yang melantunkan tembang tersebut.

Tembang maskumambang, biasanya dilantunkan dalam syair atau lirik yang temanya kesedihan dalam menyikapi hidup. Selaim itu, jenis tembang ini juga menggambarkan anak yang durhakan kepada orang tuanya dan akhirnya mendapat kesulitan dan kesengsaraan dalam hidupnya.

Berikut wakta tembang macapat maskumambang:

  • Sedih
  • Belas kasihan (welas asih)
  • Kesusahan
  • Ketidakberdayaan
  • Cemas
  • Kesengsaraan dalam hidup
  • Penuh haru
  • Prihatin

Aturan Tembang Maskumambang

Dalam menulis lirik tembang, tidak dapat sembarangan. Selalu ada tata cara atau aturan yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan karya yang indah. Aturan tembang macapat, biasanya mengatur jumlah suku kata, jumlah baris dan vokal tembang di akhir kata.

Aturan tembang seringkali disebut dengan paungeran tembang macapat. Lalu, paungeran tembang maskumambang apa saja? Berikut tiga paungeran tembang macapat maskumambang:

Guru Gatra Tembang Macapat Maskumambang

Pengertian guru gatra adalah banyaknya jumlah baris (larik) dalam bait suatu tembang. Jenis tembang ini, memiliki guru gatra 4. artinya dalam satu bait terdiri dari 4 baris.

Guru Wilangan Tembang Macapat Maskumambang

Pengertian guru wilangan adalah banyaknya jumlah suku kata (wanda) dalam setiap larik (baris) suatu tembang. Jenis tembang ini memiliki guru wilangan yang terdiri dari 12, 6, 8, 8 suku kata.

Guru Lagu Tembang Macapat Maskumambang

Pengertian guru lagu adalah persamaan bunyi sajak di akhir kata dalam setiap larik (baris). Jenis tembang ini memiliki guru lagu yang terdiri dari i, a, i dan a.

Contoh Tembang Maskumambang

Setelah kita mengetahui pengertian, sejarah singkat, watak dan aturan suatu tembang, selanjutnya kita akan membuat contoh tembang berdasarkan paungeran tembang yang telah dibahas di awal. Yuk disimak baik-baik.

Contoh Tembang Maskumambang Tema Lingkungan 1

Sekar Maskumambang purwakaning tulis
Kang kinarya gatra
Gatra Tripta ing gatri
Pambiwara mijil ira

Contoh Tembang Maskumambang Tema Lingkungan 2

Semburate srengenge ing wayah enjing
Gawe tambang endhah
Pandhangane ing mripat iki
Amugo tetem kajaga

Artinya:
Semburat sinar matahari di waktu pagi
Menambah keindahan
Terlihat terang di mata ini
Semoga tetap terjaga

Contoh Tembang Maskumambang Tema Lingkungan 3

Kaendahan panggonan laerku iki
Deso kang kacipta
Makmur lan tentremeng ati
Sawah ijo pasuketan

Artinya:
Indahnya Tempat Kelahiranku ini
Sebuah desa yang telah tercipta
Makmur dan membuat hati tenteram
Sawah hijau dengan rerumputan

Contoh Tembang Maskumambang Tema Agama 1

Ana uga etung-etungane kaki,
lelima sinembah,
dununge sawiji-wiji,
sembah lelima punika.

Artinya:
Ada juga hitung-hitungannya
Lima yang disembah
Tempat/caranya berbeda-beda
Sembah lima tersebut

Contoh Tembang Maskumambang Tema Agama 2

Kang dhingin rama ibu kaping kalih,
marang maratuwa,
lanang wadon kaping katri,
ya marang sadulur tuwa.

Artinya:
Pertama kepada ayah dan ibu/orang tua, yang kedua
kepada mertua
laki-laki maupun perempuan, yang ketiga
ya kepada saudara yang lebih tua

Contoh Tembang Maskumambang Tema Agama 3

Kaping pate marang guru sayekti,
sembah kaping lima,
marang Gustinira yekti,
parincine kawruhana.

Artinya:
Keempat kepada guru,
Sedangkan sembah kelima,
Kepada Tuhan,
Ketahuilah penjelasannya.

Contoh Tembang Maskumambang Tema Agama 4

Wong tan manut pitutur wong tuwa ugi
Ha nemu duraka
Ing donya tumekeng akhir
Tan wurung kasurang-surang

Artinya:
Orang yang tidak patuh terhadap nasehat orang tua
Yang akan didapat hanyalah neraka
Di dunia sampai di hari akhir
Akan selalu Mendapat kesengsaraan

Contoh Tembang Maskumambang Tema Tata Krama 1

Iku pantes yen sira tiruwa kaki,
Miwah bapa biyung,
Amuruk watek kang becik,
wajib kaki estokena.

Artinya:
Itu pantas kalau kamu tiru,
Juga bapak ibu,
Mengajari watak yang baik,
Wajib kamu perhatikan.

(Pakubuwono IV, Wulang Reh)

Contoh Tembang Maskumambang Tema Tata Krama 2

Kelek-kelek biyung sira aneng ngendi (12i)
Enggal tulungana (6a)
Awakku kecemplung warih (8i)
Gulagepan wus meh pejah (8o)

Artinya:
Ibu kamu ada dimana
Cepat tolonglah
Tubuhku tercebur sungai
Tak bisa bernafas sampai hampir meninggal

Contoh Tembang Maskumambang Tema Tata Krama 3

Dhuh anak mas sira wajib angurmati
Marang yayah rena
Aja pisan kumawani
Anyenyamah gawe susah

Artinya:

Wahai anak muda, kamu wajib menghargai
Terhadap ayah kamu
Jangan sekali kali melawan
Dan juga membantah, karena akan menyebabkan kesusahan

Contoh Tembang Maskumambang Tema Tata Krama 4

Pramila rama ibu den bekteni,
kinarya jalaran,
anane badan puniki,
kinawruhan padhang hawa.

Artinya:
Oleh karena itu kau harus berbakti kepada ayah dan ibu,
yang menjadikan sebab
adanya tubuh ini
hadir di terangnya udara/dunia

Contoh Tembang Maskumambang Tema Tata Krama 5

Maratani mring anak putu ing wuri,
den padha prayitna,
aja sira kumawani,
mring biyang tanapi bapa.

Artinya:

Hingga ke anak cucu kelak
hendaknya berhati-hati
jangan sampai engkau berani
kepada ayah atau ibu

Contoh Tembang Maskumambang Buatan Sendiri 

Gereng-gereng Gathutkaca sru anangis,
Sambate mlas arsa,
Luhnya marawayan mili,
Gung tinameng astanira.

Artinya:
Gathutkaca meraung-raung menangis dengan sangat keras,
Rintihannya sangatlah menyentuh hati,
Airmatanya -pun mengalir,
Sangat banyak sampai ditutupi dengan tangannya.

(M. Sukir Abimanyu Kerem: XI. 1)

Contoh Tembang Maskumambang Tema Nasehat 1

Nadyan silih bapa biyung kaki nini,
Sadulur myang sanak,
Kalamun muruk tan becik,
Nora pantes yen den nuta.

Artinya:
Walaupun bapak ibu, kakek nenek,
Saudara-saudaranya,
Kalau mengajari yang tidak baik,
Tidak pantas kalau ditiru.

(Pakubuwono IV, Wulang Reh)

Contoh Tembang Maskumambang Tema Nasehat 2

Apan kaya mangkono watekkaneki,
Sanadyan wong tuwa,
Yen duwe watek tan becik,
Miwah tindak tan prayoga

Artinya:
Memang seperti itu seharusnya,
Walaupun orang tua,
Kalau punya watak tidak baik,
Dan perbuatan yang tidak pantas.

(Pakubuwono IV, Wulang Reh)

Contoh Tembang Maskumambang Tema Nasehat 3

Aja sira niru tindak kang tan becik,
Sanadyan wong liya,
Lamun pamuruke becik,
Miwah ing tindak prayoga.

Artinya:
Jangan kamu meniru perbuatan yang tidak baik,
Walaupun orang lain,
Tapi ajarannya baik,
Dan berkelakuan pantas.

(Pakubuwono IV, Wulang Reh)

Contoh Tembang Maskumambang Tema Nasehat 4

Apan kaya mangkono karepaneki
sanadyan wong liya
kalamun watake becik
miwah tindake prayoga

Memang seperti itulah yang diinginkannya
Meskipun orang lain
Namun kalau wataknya baik
Dan perbuatan yang benar

Contoh Tembang Maskumambang Tema Nasehat 5

Kanggo kabeh sira para putra putri
Enggal dha rungakna
Ywa Kudu tansah ngabekti
Eling asih mring wong tua

Makna Tembang Maskumambang

Makna tembang maskumambang ditujukan untuk manusia yang sedang memulai kehidupannya di dunia. Yang digambarkan dengan bayi mengambang dalam rahim ibunya ketika sedang hamil.

Jenis tembang ini memiliki makna berupa nasehat kepada para anak-anak agar selalu berbakti, ingat kasih sayang yang diberikan orang tua serta memberikan kasih sayang kepada orang tua yang telah melahirkan kita dan membesarkan selama di dunia.

Dalam bahasa jawa makna suatu tembung dikatakan sebagai gencaran tembang maskumambang. Jadi inti dari jenis tembang ini selain nasehat, juga perintah yang hendak berbakti dan patuh kepada orang tua terutama ibunya.

Amanat Tembang Maskumambang

Ada beberapa pesan yang disampaikan dalam tembang-tembang maskumambang, diantaranya:

  • Perintah untuk menghormati orang tua
  • Nasehat agar berbuat baik kepada orang tua
  • Perintah untuk selalu menolong orang yang membutuhkan
  • Anak yang membangkang perintah orang tuanya adalah anak durhaka
  • Nasehat agar kita selalu bersyukur selama hidup di dunia

Download Tembang Maskumambang

Download tembang mocopat maskumambang silahkan klik disini.

Penutupan

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai tembang macapat maskumambang. Semoga dapat bermanfaat dan semoga dapat menambah wawasan. Jangan lupa untuk mengunjungi artikel tembang sinom, tembang pocung dan tembang durma. Dan terimakasih sudah berkunjung ke website kita.

Tinggalkan komentar