√ 19+ Contoh Tembang Megatruh [Pengertian, Watak, { Lengkap}]

Mengenal Tembang Megatruh – Hallo sahabat? Apa kabar? Semoga sehat selalu ya. Pada kesempatan kali ini, kita masih akan membahas mengenai salah satu jenis tembang macapat.

Jenis tembang yang akan kita bahas merupakan urutan tembang kesebelas yaitu tembang macapat megatruh.

Disini kita terlebih dahulu akan membahas arti dari megatruh itu sendiri, watak, paungeran, kumpulan contoh dan makna yang tergandung dalam lirik tembang.

Nah, agar tidak semakin penasaran mari kita bahas satu persatu dari salah satu tembang ini secara lebih jelas dan lengkap. Tetap fokus ya sahabat 🙂

Arti Tembang Megatruh

pengertian tembang macapat, jenis tembang macapat, jenis tembang jawa, pengertian tembang megatruh, jenis tembang megatruh, tembang macapat megatruh, watak tembang megatruh, watak tembang macapat megatruh, aturan tembang megatruh, aturan tembang macapat megatruh, paungeran tembang megatruh, paungeran tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh, contoh tembang macapat megatruh, tuladha tembang megatruh, tuladha tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh tema pendidikan, contoh tembang megatruh tema nasihat, contoh tembang megatruh buatan sendiri, tembang asmarandana, tembang kinanthi, urutan tembang macapat, tembang macapat yaiku, tembang macapat bahasa jawa, jenis tembang macapat tembang pucung, materi tembang macapat, tembang pangkur, tembang macapat durma, tembang dhandhanggula, tembang mijil, megatruh jogja
by jawablogger

Seluruh tembang Jawa, memiliki makna dan arti tertentu dalam setiap namanya.

Nama nama tembang ini dibedakan berdasarkan maksud dan filosofi tembang itu sendiri.

Misalnya nama macapat megatruh ini berasal dari dua suku kata bahasa Jawa, yaitu pegat dan ruh. 

Jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah melepas ruh/roh. Istilah sederhananya adalah seseorang yang telah meninggal.

Makna tembang macapat ini adalah gambaran roh atau nyawa seseorang yang sudah dicabut.

Sehingga sudah lepas dari jasadnya karena sudah saatnya kembali ke pangkuan ilahi.

Dalam serat purwaukara, macapat megatruh memiliki awalan -am, pegat dan ruh yang berarti munculnya segala hal yang sifatnya buruk.

Fiosofi Tembang Macapat Megatruh

pengertian tembang macapat, jenis tembang macapat, jenis tembang jawa, pengertian tembang megatruh, jenis tembang megatruh, tembang macapat megatruh, watak tembang megatruh, watak tembang macapat megatruh, aturan tembang megatruh, aturan tembang macapat megatruh, paungeran tembang megatruh, paungeran tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh, contoh tembang macapat megatruh, tuladha tembang megatruh, tuladha tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh tema pendidikan, contoh tembang megatruh tema nasihat, contoh tembang megatruh buatan sendiri, tembang asmarandana, tembang kinanthi, urutan tembang macapat, tembang macapat yaiku, tembang macapat bahasa jawa, jenis tembang macapat tembang pucung, materi tembang macapat, tembang pangkur, tembang macapat durma, tembang dhandhanggula, tembang mijil, megatruh jogja
by kompasiana

Berdasarkan pengertian tembang megatruh, sudah dapat diambil kesimpulan.

Filosofi tembangnya adalah perjalanan hidup manusia yang telah selelsai di dunia sesuai dengan masa yang telah ditentukan Tuhan / Allah.

Sifat manusia pada umumnya ketika menghadapi situasi seperti ini akan berduka dan bersedih.

Jenis tembang macapat ini, mengingatkan kita pada salah satau firman Allah dalam ajaran islam yang artinya :

“Setiap yang bernyawa pasti akan mati”

“Setiap manusia pasti akan binasa”

Oleh karena itu, pesan yang disampaikan pada tembang Jawa ini umumnya berupa nasihat tentang kematian.

Nasihat agar kita senantiasa berbuat baik ketika berada di dunia, agar kelak tidak menyesal ketika nyawa sudah di kerongkongan.

Ciri Ciri Tembang Macapat Megatruh

pengertian tembang macapat, jenis tembang macapat, jenis tembang jawa, pengertian tembang megatruh, jenis tembang megatruh, tembang macapat megatruh, watak tembang megatruh, watak tembang macapat megatruh, aturan tembang megatruh, aturan tembang macapat megatruh, paungeran tembang megatruh, paungeran tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh, contoh tembang macapat megatruh, tuladha tembang megatruh, tuladha tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh tema pendidikan, contoh tembang megatruh tema nasihat, contoh tembang megatruh buatan sendiri, tembang asmarandana, tembang kinanthi, urutan tembang macapat, tembang macapat yaiku, tembang macapat bahasa jawa, jenis tembang macapat tembang pucung, materi tembang macapat, tembang pangkur, tembang macapat durma, tembang dhandhanggula, tembang mijil, megatruh jogja
by jawablogger
  • Ngangge pathokane tembang (paungeran tembang) : guru wilangan, guru lagu lan guru gatra
  • Saged ngadheg piyambak tanpo iringane gendhing.
  • Nggangge basa Jawa enggal.

Fungsi Tembang Macapat Megatruh

pengertian tembang macapat, jenis tembang macapat, jenis tembang jawa, pengertian tembang megatruh, jenis tembang megatruh, tembang macapat megatruh, watak tembang megatruh, watak tembang macapat megatruh, aturan tembang megatruh, aturan tembang macapat megatruh, paungeran tembang megatruh, paungeran tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh, contoh tembang macapat megatruh, tuladha tembang megatruh, tuladha tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh tema pendidikan, contoh tembang megatruh tema nasihat, contoh tembang megatruh buatan sendiri, tembang asmarandana, tembang kinanthi, urutan tembang macapat, tembang macapat yaiku, tembang macapat bahasa jawa, jenis tembang macapat tembang pucung, materi tembang macapat, tembang pangkur, tembang macapat durma, tembang dhandhanggula, tembang mijil, megatruh jogja
by bali.id
  • Kangge kasustraan jaman sakniki.
  • Kangge ngarang utawi nganggit kapustakaan Jawi.
  • Kangge mbawani utawi nggerongi gendhing.
  • Kangge lagu-lagu ketoprak lan ringgit tiyang.

Watak Tembang Macapat Megatruh

pengertian tembang macapat, jenis tembang macapat, jenis tembang jawa, pengertian tembang megatruh, jenis tembang megatruh, tembang macapat megatruh, watak tembang megatruh, watak tembang macapat megatruh, aturan tembang megatruh, aturan tembang macapat megatruh, paungeran tembang megatruh, paungeran tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh, contoh tembang macapat megatruh, tuladha tembang megatruh, tuladha tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh tema pendidikan, contoh tembang megatruh tema nasihat, contoh tembang megatruh buatan sendiri, tembang asmarandana, tembang kinanthi, urutan tembang macapat, tembang macapat yaiku, tembang macapat bahasa jawa, jenis tembang macapat tembang pucung, materi tembang macapat, tembang pangkur, tembang macapat durma, tembang dhandhanggula, tembang mijil, megatruh jogja
by jawablogger

Sama dengan jenis karya sastra lainnya, suatu tembang juga memiliki watak tertentu.

Watak dalam tembang ini biasanya berkaitan dengan pengaruh emosi yang diberikan pada pengedengarnya. Jika dalam sebuah film istilah ini dikenal dengan genre. 

Nah, pada tembang macapat ini karena menceritakan seseorang yang jasadnya dicabut atau meninggal. Sisi menonjol watak tembang ini adalah kesedihan.

Selain itu, beberapa watak tembang macapat ini berupa:

  • Keputusasaan
  • Keterpurukan
  • Kedukaan
  • Kepedihan
  • Keprihatinan
  • Rasa penyeslan
  • Hilangnya harapan

Itulah beberapa watak tembang ini, biasanya sejalan dengan lirik tembang megatruh yang disampaikan.

Paungeran Tembang Megatruh

pengertian tembang macapat, jenis tembang macapat, jenis tembang jawa, pengertian tembang megatruh, jenis tembang megatruh, tembang macapat megatruh, watak tembang megatruh, watak tembang macapat megatruh, aturan tembang megatruh, aturan tembang macapat megatruh, paungeran tembang megatruh, paungeran tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh, contoh tembang macapat megatruh, tuladha tembang megatruh, tuladha tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh tema pendidikan, contoh tembang megatruh tema nasihat, contoh tembang megatruh buatan sendiri, tembang asmarandana, tembang kinanthi, urutan tembang macapat, tembang macapat yaiku, tembang macapat bahasa jawa, jenis tembang macapat tembang pucung, materi tembang macapat, tembang pangkur, tembang macapat durma, tembang dhandhanggula, tembang mijil, megatruh jogja
by solopos

Paungeran tembang adalah aturan dari seluruh tembang macapat. Aturan tembang Jawa yang satu dan yang lain akan berbeda. Dan letak perbedaannya ada di paungeran tembang macapat ini.

Karena pada umumnya, jenis soal ujia seringkali menanyakan paungeran tembang-tembang tertentu, maka harap di ingat baik-baik ya sahabat 🙂

  • Guru Gatra : 5 

Guru gatra adalah jumlah baris dalam setiap bait tembang.

  • Guru Wilangan : 12, 8, 8, 8

Guru wilangan adalah jumlah suku kata dalam baris suatu tembang. Baris pertama tembang terdiri dari 12 suku kata, baris kedua 8 suku kata dan baris ketiga terdiri dari 8 suku kata, begitu seterusnya sampai baris ke lima.

  • Guru Lagu : u, i, u, i, o

Baris pertama berakhiran huruf vokal u, baris kedua berakhiran vokal i dan baris ketiga berakhira vokal u, begitu seterusnya hingga baris ke lima.

Contoh Tembang Megatruh

pengertian tembang macapat, jenis tembang macapat, jenis tembang jawa, pengertian tembang megatruh, jenis tembang megatruh, tembang macapat megatruh, watak tembang megatruh, watak tembang macapat megatruh, aturan tembang megatruh, aturan tembang macapat megatruh, paungeran tembang megatruh, paungeran tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh, contoh tembang macapat megatruh, tuladha tembang megatruh, tuladha tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh tema pendidikan, contoh tembang megatruh tema nasihat, contoh tembang megatruh buatan sendiri, tembang asmarandana, tembang kinanthi, urutan tembang macapat, tembang macapat yaiku, tembang macapat bahasa jawa, jenis tembang macapat tembang pucung, materi tembang macapat, tembang pangkur, tembang macapat durma, tembang dhandhanggula, tembang mijil, megatruh jogja
by jawablogger

Setelah kita mempelajari aturan tembang ini, maka sekarang kita akan mencari tahu tuladha tembang megatruh.

Contoh tembang macapat megatruh ini biasanya terdiri dari beberapa tema. Ada yang tema pendidikan, tema lingkungan, buatan sendiri dan tema nasihat.

Berikut beberapa contoh / tuladhanya :

Contoh Tembang Megatruh Buatan Sendiri 1

Nora kena sinelak selak pineluk,
Mringkang ngadhang adhang sisip,
Yen lara anggepi reku,
Temah kether maring ngening,
Adoh kaelet tan adhoh.

Contoh 2 : Buatan Sendiri

Dhuh dhuh Dewa Bathara ingkang linuhung,
Mugi paringa aksami,
Mring dasih kang wlas ayun,
Kasangsaya gung prihatin,
Sru nalangsa jroning batos.”

Terjemahannya:
Ya Tuhan yang maha luhur,
Berikanlah pertolongan,
Kepada orang yang membutuhkan,
Lebih-lebih kepada yang sangat kekurangan,
Begitu sedih didalam hati melihatnya.

Contoh 3 : Buatan Sendiri

Puluh puluh wus begjane awak ingsun,
Kudu pisah yayah wibi,
Tan langgeng den mong wong sepuh,
Baya wus karsaning Widhi,
Pinasthi dhewe wak ing ngong.”

Contoh 4 : Buatan Sendiri

Yen woh-wohan enak mentah iku timus,
Enak mateng iku kweni,
Manggis enak blibaripun,
Palem enak mateng ati,
Salah enak rada bosok.”

Contoh 5 : Buatan Sendiri

Dhuh Gusti ku Sri Rama kang hambeg sadu,
Patik bra hatur hudani,
Kalamun kusumaningrum,
Dyah Sinta sinaut wani,
Dening Ngalengka sang katong.”

Contoh 6 : Buatan Sendiri

Kangwas kitha mangsa kena kaliru,
Suwanda-suwanda yekti,
Sasra bau sasra bau,
Yen lagi kinarya silih,
Yekti lang sipating loro

Contoh 7 : Buatan Sendiri

Kacarita kyana patih dhendhabahu,
Pan sarwia teken encis,
Amenggang gesar wawulung,
Apindha jakir nagari,
Yen ka anggul janma menggok

Contoh 8 : Buatan Sendiri

Aywa kliru kang jeneng urip iku,
Ya kang gumelar neng bumi,
Sing bisa branahan iku,
Run tumurun ing salami,
Tetuwuhan kewan janma

Contoh Tembang Macapat Megatruh Tema Lingkungan

Sigra milir sang gethek si nangga bajul,
Kawan dasa kang njageni,
Ing ngarsamiwah ing pungkur,
Tanapi ing kanan kering,
Sang gethek lampahnya alon.”

Terjemahannya:
Terlihat si kapal melintas diatas buaya,
Teman akrab yang menjaga,
Didepan serta dibelakang,
Dihadapan jalan yang sulit,
Si kapal berjalan perlahan.

Contoh Tambang Megatruh Tema Nasihat 1

Nalikane mripat iki wis ketutup,
Nana sing bisa nulungi,
Kajaba laku kang luhur,
Kang ditampi marang Gusti,
Aja ngibadah kang awon.”

Terjemahannya:
Disaat mata ini sudah tertutup,
Tidak ada yang bisa menolong,
Selain amal kebaikan,
Yang diterima oleh Tuhan,
Jangan berbuat hal buruk

Contoh 11 : Tema Nasihat

Kabeh iku mung manungsa kang pinujul,
Marga duwe lahir batin,
Jroning urip iku mau,
Isi ati klawan budi,
Iku pirantine ewong.”

Terjemahannya:
Semua itu hanya manusia yang lebih unggul,
Karena memiliki lahir batin,
Didalam kehidupan itu,
Isi hati serta budi,
Itulah bekal kebaikan yang dimiliki manusia

Contoh 12 : Tema Nasihat

Nuli clathu amit sadaya priyantun,
Kula parenga nyelaki,
Badhe tumut urun rembug,
Sukur saged anjampeni,
Wong-wong sing weruh malenggong.”
(Kepaten Obor)

Terjemahannya:
Kepada semua orang maaf saya ingin berbicara,
Perkenankan saya mendekat,
Ingin ikut berbicara,
Sukur dapat membantu,
Orang-orang yang melihat terbengong.

Contoh 13 : Tema Nasihat

Kawulane kabeh nyedhak padha ngrubung,
Ngupakara marang Gusti,
Kocap ana uwong maju,
Amiyak para prajurit,
Bareng ketok uwong wedok.”

Terjemahannya:
Semua umatnya mendekat dan menggerombol
mengingatkan kepada Tuhan
Setelah ada orang yang maju
Diatara para prajurit,
Setelah terlihat seorang perempuan.

Contoh 14

Jeng Pangeran dipikul ana ing tandhu,
Nanging pijer ora eling,
Sawise adoh lan mungsuh,
Lan wis ora nguwatiri,
Padha leren alon-alon.”

Terjemahannya:
Seorang Raja dipikul diatas tandhu,
Namun tetap tidak ingat,
Setelah jauh dan musuh,
Dan sudah tidak mengkhawatirkan,
Semua istirahat perlahan-lahan.

Contoh 15

Karo dhawuh sadalan-sadalan anempuh,
Omah-omah diobongi,
Uwonge padha kon teluk,
Yen lumuh njur dirampungi,
Kabehe uwis kalakon.”

Terjemahannya:
Dengan perintah seiring perjalanan yang ditempuh,
Rumah-rumah dibakari,
Orangnya disuruh meminta ampun,
Bila perlu segera diselesaikan,
Semua sudah dilakukan.

Contoh 16

Aja sipat tan pegat siyang myang dalu,
Amuwun ing ngarsa mami,
Nora pajar kang kinayun,
Lah mara sira den aglis,
Tutura mringjeneng ingong.
(Serat Pragiwa, J. Kats, 1928: 108)

Jangan lekas memisahkan siang serta malam,
Menangis dihadapan aku,
Tidak cerah yang dikehendaki,
Segeralah tiba ia dengan lekas,
Berkatalah dengan nama aku.

Contoh 17

Hawya pegat ngudiya ronging budyayu,
Margane suka basuki,
Dimen luwar kang kinayun,
Kalising panggawe sisip,
Ingkang taberi prihatos.
(Rangga Warsita, Serat Sabda Jati)

Jangan menyudahi selalulah berbuat kebajikan,
Jalur buat kesenangan serta keselamatan,
Biar tercapai seluruh kemauan,
Bebas dari perbuatan yang bukan- bukan,
Yang tekun prihatin.

Contoh 17

Ulatna kang nganti bisane kepangguh,
Galedhahen kang sayekti,
Talitinen awya kleru,
Larasen sajroning ati,
Tumanggap dimen tumanggon.
(Rangga Warsita, Serat Sabda Jati)

Simaklah hingga dapat ketemu,
Pandanglah dengan serius,
Telitilah jangan galat,
Endapkan di dalarn hati,
Supaya gampang menjawab seluruh suatu.

Contoh 17

Pamanggone aneng pangesthi rahayu,
Angayomi ing tyas wening,
Eninging ati kang suwung,
Nanging sejatineng isi,
Isine cipta sayektos.
(Rangga Warsita, Serat Sabda Jati)

Tempatnya terletak di hati yang selamat,
Melindungi hati yang sepi,
Heningnya hati yang kosong,
Namun sejatinya berisi,
Isinya cipta yang baik.

Contoh 18

Lakonana klawan sabaraning kalbu,
Lamun obah niniwasi,
Kasusupan setan gundhul,
Ambebidung nggawa kendhi,
Isine rupiah kethon.
(Rangga Warsita, Serat Sabda Jati)

Jalanilah dengan kesabaran hati,
Apabila bergerak dari kebajikan hadapi kehancuran,
Kesurupan setan gundul,
Menggoda dengan bawa kendi,
Berisi duit yang amat banyak.

Contoh 19

Lamun nganti korup mring panggawe dudu,
Dadi panggonaning iblis,
Mlebu mring alam pakewuh,
Ewuh mring pananing ati,
Temah wuru kabesturon.
(Rangga Warsita, Serat Sabda Jati)

Apabila terbawa- bawa oleh perbuatan yang kurang baik,
Jadi tempatnya iblis,
Masuk di alam yang tidak mengasyikkan,
Malu pada kejernihan hati,
Kesimpulannya jadi mabuk kepayang.

Download Tembang Macapat Megatruh

Buat kalian yang penasaran seperti apa sih alunan dari jenis tembang ini? Untuk mengurangi rasa penasaran, silahkan di download tembang megatruh MP3 sebagai koleksi lagu tembang Jawa macapat.

Makna Tembang Megatruh

pengertian tembang macapat, jenis tembang macapat, jenis tembang jawa, pengertian tembang megatruh, jenis tembang megatruh, tembang macapat megatruh, watak tembang megatruh, watak tembang macapat megatruh, aturan tembang megatruh, aturan tembang macapat megatruh, paungeran tembang megatruh, paungeran tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh, contoh tembang macapat megatruh, tuladha tembang megatruh, tuladha tembang macapat megatruh, contoh tembang megatruh tema pendidikan, contoh tembang megatruh tema nasihat, contoh tembang megatruh buatan sendiri, tembang asmarandana, tembang kinanthi, urutan tembang macapat, tembang macapat yaiku, tembang macapat bahasa jawa, jenis tembang macapat tembang pucung, materi tembang macapat, tembang pangkur, tembang macapat durma, tembang dhandhanggula, tembang mijil, megatruh jogja
by kompasiana

kebanyakan isi tembang macapat ini berupa nasihat-nasihat dan pelajaran hidup yang sangat bagus untuk kita ambil sisi baiknya.

Macapat megatruh merupakan jenis tembang yang menggambarkan keadaan seseorang ketika mengalami sakaratul maut.

Hal yang paling ditekankan tembang Jawa ini adalah kematian. Kematian yang tentu akan dilalui seluruh makhluk yang bernafas di bumi ini.

Proses yang cukup menyulitkan seseorang atau bahkan menyakitkan. Proses perpisahan antara kehidupan dunia untuk kehidupan akhirat.

Dalam ajaran Islam, para tokoh agama seringkali mengunggkapkan bahwa ruh orang beriman akan mudah dan ringan ketika dicabut.

Malaikat pencabut nyawa akan dengan baik dan hati-hati ketika mengambil nyawa orang-orang yang semasa hidupnya selalu berbuat baik.

Banyak sebab akibat seseorang meninggal, ada yang dalam keadaan sakit, terkena musbah atau hilangnya nyawa secara tiba-tiba.

Walaupun pada umumnya, seseorang menjelang kematiannya akan memberi isyarat tertentu. Namun seringkali kita tidak menyadari isyarat tersebut.

Melalui tembang megatruh ini, semoga kita dapat mengambil pelajaran berharga tentang kematian.

Yaitu dengan memperbanyak amalan baik, menebar kebaikan dan memberi manfaat untuk orang-orang sekitar.

Sebab kita tidak tahu, apakah ketika meninggal termasuk golongan husnul khotimah atau justru sebaliknya? Wallahu ‘alam

Nah, diakhir ulasan makna tembang macapat ini sekaligus menjadi akhir dari pembahasan kita. Jangan lupa untuk membaca tembang maskumambang, tembang sinom, tembang pocung dan jenis tembang lainnya juga pada artikel sebelumnya.

Terimakasih sudah berkunjung, semoga dapat menambah wawasan dan semoga bermanfaat 🙂

Tinggalkan komentar