pengertian tembang sinom, pengertian tembang macapat, tembang kinanthi, watak tembang sinom, makna tembang sinom, aturan tembang sinom, paugeran tembang sinom, contoh tembang sinom buatan sendiri, kumpulan tembang sinom, contoh tembang sinom tema lingkungan, tembang sinom serat wedhatama, tembang sinom lan tegese bahasa jawa, tembang sinom diripta dening, watak tembang macapat dalam bahasa jawa, watak tembang pocung dalam bahasa jawa, watak tembang pangkur dalam bahasa jawa, tembang macapat yaiku

√ Tembang Sinom {Pengertian, Watak, Aturan dan Contoh [LENGKAP]}

Tembang Sinom – Hallo sahabat lentera, apa kabar? Semoga sehat selalu ya sahabat. Pada kesempatan kali ini, kita masih akan membahas salah satu macam macam tembang macapat. Setelah di artikel sebelumnya kita membahas tentang tembang durma, pada artikel kali ini kita akan membahas tembang sinom.

Tembang macapat sinom merupakan salah satu tembang yang harus kita lestarikan dan harus kita jaga, terutama bagi kita yang lahir dari suku Jawa. Alasannya adalah, jenis tembang ini merupakan sebuah karya sastra Negara Indonesia yang berasal dari daerah Jawa.

Isi dari tembang sinom berupa cerita dan nasehat bagi kaum muda. Diantara macam macam tembang macapat lainnya, tembang sinom memliki aturan yang membedakannya dengan jenis tembang macapat lainnya.

Nah, untuk mempersingkat waktu yuk kita pelajari lebih detail mulai dari pengertian, aturan, fungsi dan contoh contoh tembang sinom. Simak baik-baik ya? Jangan sampai terlewatkan!

Pengertian Tembang Sinom

pengertian tembang sinom, pengertian tembang macapat, tembang kinanthi, watak tembang sinom, makna tembang sinom, aturan tembang sinom, paugeran tembang sinom, contoh tembang sinom buatan sendiri, kumpulan tembang sinom, contoh tembang sinom tema lingkungan,  tembang sinom serat wedhatama, tembang sinom lan tegese bahasa jawa, tembang sinom diripta dening, watak tembang macapat dalam bahasa jawa, watak tembang pocung dalam bahasa jawa, watak tembang pangkur dalam bahasa jawa, tembang macapat yaiku
by lenteramata.com

Tembang sinom adalah tembang yang menjelaskan kehidupan manusia ketika memasuki usia remaja atau masa pubertas. Di masa inilah masa-masa pencarian jati diri dan mencoba untuk melakukan hal-hal baru, emosinya seringkali berubah dan memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi.

Di usia remaja, mereka akan senang mendengarkan kesenian yang menjadi salah satu teladan da panutan bagi dirinya. Sebab kebanyakan dari para remaja sekarang seringkali mengikuti hawa nafsu dalam hal negative, tanpa terkecuali menuruti hawa nafsu dengan lawan jenisnya. Oleh karena itu, dengan adanya tembang sinom, diharapkan para kaum muda mudi terselamatkan lewat nasihat yang disampaikan syair ini.

Arti LainTembang Macapat Sinom

Jika ditinjau dari asal kata, arti kata sinom adalah pucuk yang baru tumbuh dan bersemi. Sehingga isi tembang sinom menjelaskan tentang masa remaja dan memberi nasihat kepada kaulah muda

Selain itu, arti kata sinom sendiri sangat beragam dan bervariasi, salah satu pendapat menyatakan bahwa kata sinom berhubungan dengan kata sinoman yaitu perkumpulan para pemuda-pemudi untuk membantu orang yang sedang  punya hajat. Bahkan kata sinom juga merujuk pada daun pepohonan yang masih mudah (kuncup), sehingga seringkali diberi isyarat menggunakan lukisan daun muda.

Dalam bahasa Jawa sendiri, sinom merupakan jamu yang terbuat dari daun muda atau biasanya disebut dengan si enom yang artinya masih muda.

Watak Tembang Sinom

pengertian tembang sinom, pengertian tembang macapat, tembang kinanthi, watak tembang sinom, makna tembang sinom, aturan tembang sinom, paugeran tembang sinom, contoh tembang sinom buatan sendiri, kumpulan tembang sinom, contoh tembang sinom tema lingkungan,  tembang sinom serat wedhatama, tembang sinom lan tegese bahasa jawa, tembang sinom diripta dening, watak tembang macapat dalam bahasa jawa, watak tembang pocung dalam bahasa jawa, watak tembang pangkur dalam bahasa jawa, tembang macapat yaiku
by lenteramata.com

Dalam tembang macapat terdapat beberapa watak. Watak disini berarti sifat dari lirik-lirik yang menyertai setiap tembang macapat. Watak tembang macapat dapat berupa:

  • Kesedihan
  • Kegembiraan
  • Kebijaksanaan
  • Kebencian
  • Kemarahan
  • Bersemangat

Sedangkan untuk watak dari tembang sinom itu sendiri, meceritakan tentang kesabaran, ketulusan, keramahan dalam menyamoaikan nasihat-nasihat kepada seseorang. Selain itu, watak tembang sinom yaitu bijaksana serta membangun suasana yang bersemangat.

Kegunaan (Fungsi) Tembang Macapat Sinom

Ada beberapa fungsi dalam penggunaan tembang sinom, yaitu sebagai piwulang (mengajari) dan wewarah (membimbing) anak-anak muda dan digunakan orang tua untuk memberi nasihat kepada anak-anaknya.

Selain itu, karena fungsinya untuk memberi nasihat kepada kaulah muda, salah satu tema tembang sinom yang paling umum dan sering digunakan adalah tema pendidikan dan tema nasihat lainnya. Biasanya jenis tembang ini seringkali digunakan dalam acara perpisahan sekolah atau acara lainnya.

Aturan (Paugeran) Tembang Sinom

Paugeran tembang sinom: 9 guru gatra, dengan guru wilangan dan guru lagu 8a, 8i, 8a, 8i, 7i, 8u, 7a, 8i, 12a
  • Memiliki Guru Gatra (baris/larik) = 9 larik atau baris setiap bait.

Artinya: setiap bait dari tembang sinom memiliki 9 baris atau larik.

  • Memiliki Guru Wilangan (jumlah suku kata) = 8, 8, 8, 8, 7, 8, 7, 8, 12.

Artinya : Baris pertama tembang sinom memiliki 8 jumlah suku kata, baris kedua memiliki 8 jumlah suku kata, dan seterusnya sampai baris ke 9 memiliki 12 jumlah suku kata.

  • Memiliki Guru Lagu (huruf/vokal) = a, i, a, i, i, u, a, i, a.

Artinya : Baris pertama tembang sinom berakhir dengan huruf atau vokal a, baris kedua berakhir dengan huruf atau vokal i, dan seterusnya sampai baris ke 9 berakhir dengan huruf atau vokal a.

Contoh Tembang Sinom dan Terjemahannya

Berdasarkan aturan tembang sinom, maka munculah lirik lagu yang mengikuti aturan. Penasaran kan seperti apa lirik dari tembang sinom? Langsung saja ya, berikut beberaoa contoh tembang sinom:

Contoh Tembang Sinom Tema Lingkungan

Amenangi jaman edan
Ewuh aya ing pambudi
Melu edan nora tahan
Yen tan melu anglakoni
Boya keduman melik
Kaliren wekasannipun
Dilalah kersa Allah
Begja-begjane kang lali
Luwih begja kang eling lawan waspada


**

Artinya:
Mengalami zaman gila
Sulit dalam pikiran
lkut gila tidak tahan
Kalau tidak ikut melakoni
Tidak dapat bagian apa-apa
Kelaparan akhirnya
Untungnya kehendak Allah
Sebaik-baiknya orang lupa
Lebih beruntung yang senantiasa ingat dan waspada

Contoh Tembang Sinom Tema Negara 1

Mangkya darajating praja
Kawuryan wus sunyaruri
Rurah pangrehing ukara
Karana tanpa palupi
Atilar silastuti
Sujana sarjana kelu
Kalulun kala tidha
Tidhem tandhaning dumasi
Ardayengrat dene karoban rubeda

**

Artinya:
Keadaan negara waktu sekarang
Sudah semakin merosot
Situasi telah menjadi rusak
Karena sudah tidak ada yang diikuti lagi
Banyak orang yang meninggalkan aturan-aturan lama
Orang cerdik terbawa arus kala tidak (zaman yang penuh keraguan)
Suasana menandakan situasi yang mencekam
Karena dunia penuh dengan gangguan

Contoh Tembang Sinom Tema Negara 2

Ratune ratu utama
Patihe patih linuwih
Pra nayaka tyas raharja
Panekare becik-becik
Parandene tan dadi
Paliyasing kala bendhu
Mandar mangkin andadra
Rubeda angribedi
Beda-beda ardaning wong sanegara.

**

Artinya:
Rajanya termasuk raja yang utama
Patihnya patih yang mempunyai kelebihan
Semua anak buahnya berhati baik
Pemuka-pemuka masyarakat baik
Namun semuanya itu tidak menjadi
Oleh karena daya zaman kala bendu
Bahkan semakin menjadi-jadi
Gangguan merepotkan
Berbeda-beda pikiran dan kehendak orang dalam satu negara.

Contoh Tembang Sinom Tema Kehidupan

Katetangi tangis sira
Sira sang paramengkawi
Kawileting tyas duhkita
Kataman ing reh wirangi
Dening upaya sandi
Sumaruna anerawung
Mangimur manuhara
Met pamrih melik pakoleh
Temah suka ing karsa tanpa wiweka.
 

**

Artinya:
Saat itulah hatinya menangis
Dia dalang sang pujangga
Diliputi hati yang sedih
Mendapat hinaan dan malu
Akibat perbuatan seseorang
Semula orang tersebut memberi harapan
Menghiu hatinya
Mempunyai keinginan untuk memperoleh sesuatu
Sehingga sang pujangga karena terlalu gembira tidak waspada.

Contoh Tembang Sinom Tema Pemimpin

Dasar karoban pawarta
Bebaratan udan lamis
Pinudya dadya pangarsa
Wekasan malah kawuri
Yen pinikir sayekti
Mundhak apa aneng ngayun
Andhedher kaluputan
Siniraman banyu lali
Lamun tuwuh dadi kekembanging beka.

**

Atinya:
Dasar hanya mendengar berita
Ibaratnya hanya kabar dimulut
Akan ditempatkan sebagai pejabat
Akhirnya malah ketipu
Kalau dipikir dengan benar
Apa gunanya menjadi pemimpin
Hanya membuat kesalahan
Disiram hati yang lupa diri
Hanya akan menjadi buah bibir belaka.

Contoh Tembang Sinom Tema Budi Pekerti

Ujaring panitisastra
Awewarah asung peling
Ing jaman keneng musibat
Wong ambeg jatmiko kontit
Mengkono yen niteni
Pedah apa amituhu
Pawarta lolawara
Mundhak angreranta ati
Angurbaya angiket caritaning kuna.

**

Artinya:
Menurut buku panitisastra
Memberi ajaran yang mengingatkan
Di zaman yang penuh gangguan dan kejahatan
Orang yang berbudi tidak terpakai
Demikian itu kalau kita teliti dengan saksama
Apa gunanya mempercayai
Kabar yang tidak jelas
Hanya akan menyusahkan hati
Lebih baik menulis cerita zaman kuna.

Contoh Tembang Sinom Tema Pendidikan

Lakune bocah sekolah
Sinau rino lan wengi
Kudune bocah sekolah
Mesti pinter lan setiti
Nanging jaman saiki
Sinanune ora luhur
Karo seneng dolanan
Ora bisa migunani
Mung bisa njaluk lan nyusahke wong tuwa

**

Artinya:

Sudah seharusnya menjadi perilaku anak sekolah
Belajar rajin siang dan malam
Anak sekolah juga seharusnya
Harus pintar dan teliti
Namun di zaman sekarang
Belajarnya tidak baik
Apalagi suka bermain-main
Tidak dapat memberi manfaat
Sebaliknya, hanya bisa meminta-minta dan menyusahkan orang tua

Contoh Tembang Sinom Tema Pendidikan 1

Langit iki katon padang
Kaya padange ning ati
Ngilangake rasa malas
Sing tansah ngrogoti ati
Aku tansah taberi
Menyang ing papan sinau
Golek ilmu manfaat
Kanggo sanguning urip
Dadi wong sing migunani marang bangsa

**

Artinya:

Langit ini terlihat terang
Seperti terangnya hati
Menghilangkan rasa malas
Yang selalu menggerogoti hati
Aku selalu rajin
Pergi ke tempat belajar
Mencari ilmu bermanfaat
Untuk bekal hidup
Menjadi orang yang berguna bagi bangsa

Contoh Tembang Macapat Sinom Tema Keluarga

Sedulur pada elinga
Temenana nggonmu urip
Bekti biyung bekti bapa
Duwe pakerti kang becik
Tumindhak kang pratitis
Kakang adhi tansah rukun
Tuladha kang utama
Lung tinulung nora lali
Kabeh mau kanggo kluarga kang mulya

**

Artinya:

Kerabat selalu ingatlah
Bersungguh-sungguhlah dalam hidup
Berbakti pada ibu dan bapak
Mempunyai pekerti yang baik
Berlaku praktis
Kakak adik selalu rukun
Teladan adalah yang utama
Jangan lupa tolong menolong
Itu semua untuk keluarga yang mulia

Contoh Tembang Sinom Tentang Kerukunan

Kanca ingkang katresnanan
Kanca kang jaler lan estri
Kanca kang apik lan ala
Saka mbiyen nganti iki
Aja padha ngerahi
Supaya uripe rukun
Aja padha kerahan
Lan gawe laraning ati
Iku kabeh gawe rukun marang kanca

**

Artinya:

Teman yang saling mengasihi
Teman yang laki laki dan perempuan
Teman yang baik dan buruk
Dari dulu sampai sekarang
Jangan saling bermusuhan
Agar hidupnya rukun
jangan saling berantem
Dan saling menyakiti hati
Itu semua akan menciptakan kerukunan terhadap teman

Contoh Tembang Sinom Tema Tata Krama 1

Nulada laku utama
Tumrape wong tanah jawi
Wong agung ing Ngeksiganda
Penambahan Senopat
Kepati Amarsudi
Sudane hawa lan napsu
Pinepsu tapa brata
Tanapi ing siyang ratri
Amamangun karyenak tyasing sesame

**

Artinya:

Menirulah perilaku yang paling utama.
Bagi orang di tanah jawa.
Orang besar di Ngeksiganda/Mataram.
Panembahan Senopati.
Sangat tekun dan berusaha
Untuk mengendalikan hawa nafsu
Dengan berlaku prihatin/bertapa
Yang dilakukan pada siang dan malam
Membangun ketentraman hati sesama

Contoh Tembang Sinom Tema Tata Krama 2

Bonggan kang tan merlakeno
Mungguh ugering kaurip
Uripe lan tri prakara
Wirya, arta, wi sinasis
Kalawun konsi sepi
Saka wilangan tetelu
Telas tilasing janma
Aji godong jati aking
Temah popo papariman mulandhana

**

Artinya:

Salah kamu sendiri yang tidak butuh
Sedangkan aturannya hidup
Hidupnya ada tiga perkara
Kekuasaan, harta, dan kepinteran
Jika tidak dapar semuanya
Dari ketiga perkara itu
Maka seburuk-buruknya manusia
Lebih berharga dari daun jati yang kering
Akhirnya kasihan tdk punya apa-apa, minta-minta sampai kemana-mana

Contoh Tembang Sinom 1

Pangéran kang sipat murah
Njurungi kajating dasih
Ingkang temen tinemenan
Pan iku ujaring dalil
Nyatané ana ugi
Iya Kiyageng ing Tarub
Wiwitané nenedha
Tan pedhot tumekèng siwi
Wayah buyut canggah warèngé kang tampa

Contoh Tembang Sinom 2

Guwa Clangap ing Tulakan.
Sudimara Guwa Kambil.
Papringan ing Ngadireja.
Somopura tambah malih.
Giri Tundha anenggih.
Sisih elor Guwo Penthung.
Kang manggen ing Tulakan.
Jumbuh lan ingkang den rawi.
Kang kasusra Pacitan ing Sewu Guwa.

Contoh Tembang Sinom 3

Mangaler pariwisata.
Prapteng tlatah Arjosari.
Ing sendhang Tirta Husada.
Toya anget handayani.
Usadaning sesakit.
Seger sumyah raosipun.
Ing dhusun Karangreja.
Siram eca kang sinambi.
Anjangsana ngiras ngupaya usada.

Contoh Tembang Sinom 4

Sun iki dhutaning nata
Prabu kenya majapahit
Kekasih damar sasangka
Atma mantune ke patih
Magang anyar awak mami
Lahta bisma praptaningsun
Ingutus sang narpendah
Kinen mocok murdatanji
Marmaningsun ingutus ywa mindho karya

Isi/ Pesan dalam Tembang Sinom

Ada beberapa pesan penting yang disampaikan penulis lirik pada tembang macapat sinom, pesan ini menjadi salah satu pelajaran yang dapat kita ambil, diantaranya:

  1. Sebagai manusa, kita harus memiliki sifat ikhlas.
  2. Sebagai manusia, kita harusnya mengutamakan kedewasaan akal terlebih dahulu sebelum bertindak.
  3. Kita disarankan mengikuti perilaku orang terdahulu yang memiliki akhlak mulia.
  4. Di dunia agar derajatnya tinggi dan hidupnya sejahtera harus memiliki tiga perkara yaitu memiliki kekuasaan, harta dan kecerdasan.
  5. Di dunia agar kehidupannya tentram harus memiliki sifat sabar dan mudah menerima segala keadaan.
  6. Di dunia yang sementara ini, kita harus menjauhi perilaku buruk.

Makna Tembang Sinom

Berdasarkan beberapa contoh diatas, dapat disimpulkan bahwa makna tembang sinom yaitu remaja diibaratkan sebuah pucuk yang baru tumbuh untuk menjalani awal kehidupannya. Karena dianggap sebagai pucuk yang baru tumbuh, maka remaja yang menjalani masa mudanya dianggap sebagai rang yang lemah dan butuh panutan untuk menjalani masa depannya agar tetap berada dijalan yang lurus.

Masa muda adalah masa yang dipenuhi oleh hawa nafsu. Hawa nafsu merupakan anugrah yang maha kuasa dan sudah sepatutnya untuk digunakan sebagaimana mestinya. Namun, yang paling utama adalah pengendalian terhadap hawa nafsu yang buruk, agar kehidupannya tetap lurus.

Dalam tembang sinom, pesan yang paling menonjol yaitu agar kita mampu semaksimal mungkin mengendalikan diri dengan baik diwaktu siang dan maa, sehingga hati akan tentram. Sebab orang yang mampu mengendalikan diri dan mengontrol hawa nafsu dari segala sisi, maka ia akan mampu bersikap bijaksana. Kebijaksanaan inilah yang akan membawa pengaruh baik dalam kehidupannya.

Penutupan

Tembang macapat memang menarik untuk dipelajari, sebab jenis tembang ini menceritakan kehidupan sehari-hari mulai dari awal lahir, remaja, dewasa hingga akhirnya meninggal.

Sebagai bagian dari suku Jawa, sudah sepatutnya kita menjaga dan melestarikan tembang macapat sebagai suatu karya satra Indonesia. Bahkan hingga saat ini. Jenis jenis tembang macap masih dipelajari di sekolah daerah Pulau Jawa.

Demikianlah pembahasan mengenai tembang sinom mulai dari pengertian, watak, aturan, fungsi dan contohnya. Semoga dengan adanya artikel ini, pengetahuan kita semakin bertambah. Baca juga artikel tembang durma . Jangan lupa untuk selipkan komentar dan share artikel ini.

 

 

Satu pemikiran pada “√ Tembang Sinom {Pengertian, Watak, Aturan dan Contoh [LENGKAP]}”

Tinggalkan komentar